
Jakarta, Senin 22 September 2025 – Sebuah perpustakaan pada hakikatnya harus menjadi ruang literasi yang inklusif, terbuka, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Semangat inilah yang mendorong Perpustakaan Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI untuk meluncurkan layanan baru “Komputer Bicara untuk Disabilitas”. Layanan ini diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada Senin, 22 September 2025, di ruang rapat Perpustakaan BMBPSDM.
Gagasam ini lahir dari rancangan aktualisasi seorang CPNS pustakawan sekaligus penyandang disabilitas netra, Fahimah Luthfiyyah, yang saat ini menjadi satu-satunya pustakawan disabilitas netra di lingkungan BMBPSDM. Menurut Fahimah, gagasan ini terinspirasi dari Perpustakaan Nasional RI yang lebih dahulu menyediakan layanan serupa untuk mempermudah akses informasi bagi pengguna disabilitas.
“Ilmu pengetahuan adalah hak semua orang. Dengan layanan komputer bicara, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang setara, di mana teman-teman disabilitas netra dapat mengakses informasi tanpa hambatan. Terlebih di lingkungan kami ada pegawai yang memiliki kebutuhan khusus, termasuk saya sendiri. Hal ini menjadi alasan penting mengapa layanan komputer bicara harus dihadirkan di perpustakaan ini.” ungkap Fahimah Luthfiyyah dalam sosialisasimya.
Layanan komputer bicara ini menggunakan perangkat lunak Non Visual Desktop Access (NVDA), sebuah perangkat lunak pembaca layar yang dapat mengubah teks menjadi suara. Melalui teknologi ini, pengguna disabilitas netra dapat membaca koleksi digital, menjelajahi sumber informasi, dan memanfaatkan layanan perpustakaan secara mandiri.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh staf Perpustakaan BMBPSDM sebanyak 9 orang, pranata komputer sebanyak 2 orang, serta 2 orang pemustaka yang salah satunya merupakan penyandang disabilitas netra dari Pustrajak Pendidikan Agama di BMBPSDM Kementerian Agama RI. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata dukungan terhadap terciptanya layanan perpustakaan yang inklusif.
Dengan hadirnya layanan komputer bicara, Perpustakaan BMBPSDM menegaskan komitmennya dalam mendukung literasi yang inklusif, ramah, dan terbuka bagi semua kalangan. Layanan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan akses informasi tanpa hambatan, sehingga semua pengguna, termasuk sahabat disabilitas, dapat merasakan manfaat perpustakaan secara setara.
(Fahimah Luthfiyyah)