Text
Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu
“Hidup terkadang hanya upaya mempersedikit kesakitan.”
Bagaimana perasaanmu jika harus membunuh gajah kesayanganmu? Bagaimana jadinya jika pelaku kekerasan seksual tak diadili hanya karena ia pemimpin sekte akhir zaman yang memiliki kesaktian? Apa rasanya jika kau terus mencintai orang yang sudi menjualmu, tega melukaimu, dan merampas hasil karyamu dalam lingkaran takdir tak berkesudahan? Apa yang harus kau lakukan jika orang yang kau sayang mendapat kekerasan berulang dari pasangan, tetapi ia tetap tak ingin meninggalkannya? Lantas, mengapa ibu mencabuti sayap kupu-kupu?
Akhir sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu karya Sasti Gotama menyajikan dua puluh cerita yang akan membuat pembaca mempertanyakan ulang apa artinya menjadi manusia. Dengan gaya penceritaan yang memikat, Sasti mengajak pembaca tertawa getir dan menangis ketika mengikuti pelbagai pengalaman manusia.
Ketersediaan
Informasi Detail
- Judul Seri
-
-
- No. Panggil
-
813 GOT a
- Penerbit
- Bandung : Mizan., 2025
- Deskripsi Fisik
-
156 hlm.; 19 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
978-602-441-340-8
- Klasifikasi
-
813
- Tipe Isi
-
-
- Tipe Media
-
-
- Tipe Pembawa
-
-
- Edisi
-
Cet.3
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
- Pernyataan Tanggungjawab
-
Sasti Gotama
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah