Text
Materi Kurikulum Berbasis Cinta : Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
Buku ini merupakan kompilasi hasil tulisan sejumlah dosen dan professor dari perguruan tinggi keagamaan Islam yang ahli di bidang studi-studi keIslaman. Sesuai dengan judulnya, Materi Kurikulum Berbasis Cinta, kehadiran buku ini dimaksudkan sebagai rujukan bagi civitas akademika pendidikan tinggi keagamaan Islam dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A.
Kurikulum Berbasia Cinta lahir dari keprihatinan atas tantangan global seperti menurunnya spiritualitas keagamaan, meningkatnya intensitas konflik yang dipicu oleh perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan, kerusakan alam yang kian parah, serta merosotnya rasa nasionalisme di kalangan masyarakat. Sebagai agen perubahan, pendidikan seharusnya tidak hanya mengedepankan aspek kognitif, melainkan juga harus menyasar kecerdasan emosional dan spiritual untuk keseimbangan holistik. Pendidikan hendaknya bertujuan menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga penuh empati, cinta kasih, tanggung jawab, dan kesadaran spiritual, sehingga pendidikan secara signifikan akan berkontribusi positif bagi terbentuknya masyarakat yang inklusif, moderat, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta memiliki rasa nasionalisme dan patriotsme yang kuat.
Kurikulum Berbasia Cinta harus diterapkan tidak hanya pada pendidikan formal, melainkan juga pendidikan non formal, informal dan digital. Dengan demikian, Kurikulum Berbasis Cinta dapat didefinisakn sebagai “Kurikulum pada pendidikan formal, non-formal, informal dan digital yang didasarkan pada kecintaan (maḥabbah, in loving with) yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang (maḥabbah li-llah), sehingga tercipta pribadi dengan kesadaran positif, berakhlak serta memiliki kecintaan kepada manusia dan alam seisinya.
No copy data
No other version available