Text
Zamrud Khatulistiwa : Antologi Cerita Pendek Berbahasa Daerah Tunas Bahasa Ibu
Salah satu materi pembelajaran pada Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah adalah menulis cerita pendek (cerpen). Sebagai sebuah keterampilan berbahasa, menulis cerpen merupakan kombinasi dan refleksi dari kemampuan lingual dan imajinasi yang kompleks agar bisa menghasilkan cerita yang menarik dan enak dibaca. Untuk mencapai kemampuan ini, para penulis muda tersebut perlu dibina dan diarahkan secara benar dengan bimbingan para penulis (cerpenis) yang sudah berpengalaman. Oleh karena itu, para pemenang Festival Tunas Bahasa Ibu bidang cerpen kami fasilitasi melalui kegiatan lanjutan berupa Kemah Cerpen agar kemampuan mereka terus berkembang dan terasah dengan lebih baik. Pada tahun 2023 ini, ada 73 peserta berasal dari 9 provinsi yang mewakili 30 bahasa daerah. Daeri para peserta itu telah dihasilkan sebanyak 80 cerpen yang telah dikurasi oleh para sastrawan bahasa daerah masing-masing sebagaimana termuat di dalam antologi ini. Karena dihasilkan oleh tunas bahasa ibu dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia, antologi cerpen berbahasa daerah karya mereka ini layak disebut sebagai "zamrud khatulistiwa".
Ketersediaan
Informasi Detail
- Judul Seri
-
-
- No. Panggil
-
813 LUb z
- Penerbit
- Jakarta : Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kement., 2023
- Deskripsi Fisik
-
xii, 426 hlm.; ilus.; 21 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
978-623-194-311-8
- Klasifikasi
-
813
- Tipe Isi
-
-
- Tipe Media
-
-
- Tipe Pembawa
-
-
- Edisi
-
Cet.1
- Subjek
- Info Detail Spesifik
-
-
- Pernyataan Tanggungjawab
-
Syaiful Bahri Lubis
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah